Ular Naga: Permainan Tradisional Edukatif untuk Anak-anak

Ular Naga: Permainan Tradisional Edukatif untuk Anak-anak

Anak Indonesia di era modern saat ini telah bergantung kepada permainan online lewat gadget untuk mengisi waktu luangnya. Mereka lebih memilih bermain handphone untuk mencari hiburan yang menyenangkan.

Padahal sebenarnya ada banyak jenis permainan tradisional yang lebih seru untuk dimainkan secara langsung untuk bersenang-senang. Salah satunya permainan tradisional ular naga.

Asal Permainan tradisional legendaris ini adalah provinsi tempat bernaungnya keturunan Betawi. Permainan ular naga umumnya dapat mainkan oleh banyak orang sekaligus.

Baca Juga: Viral di TikTok, Gini Cara Memenangkan Game ‘Ghost3D’

Cara Memainkan Ular Naga

Permainan ular naga adalah permainan yang dimainkan oleh sekitar 6 atau 8 pemain. Dua pemain bertindak sebagai pintu gerbang dengan kedua tangan saling bertemu.

Anak yang lain membentuk sebuah barisan dengan bergandengan dan berkeliling melewati gerbang sambil berjalan meliuk-liuk melewati ular.

Mereka sambil menyanyikan lagu “ular naga panjangnya bukan kepalang, berjalan-jalan selalu kian kemari, umpan yang lezat itulah yang dicari, inilah dia yang terbelakang”. Pada saat syair inilah dia yang terbelakang dua anak yang menjadi gerbang menurunkan kedua tangan mereka menutup gerbang untuk menangkap seorang pemain.

Baca Juga: Kalian Dapat Mencetak 3D “Steam Deck” Sekarang Juga

Mereka lalu bertanya dengan berbisik “Apakah kamu ingin menjadi dia atau saya? (ini harus menjadi rahasia). Anak yang tertangkap lalu menjawab dan memilih salah satu penjaga dan berdiri sampai semua pemain tertangkap.

Akhirnya, kedua penjaga melepaskan diri. Jika salah satu penjaga mempunyai barisan lebih sedikit, maka dia berusaha untuk mengambil salah satu anak pada barisan penjaga lainya yang lebih

Sarana Bermain dan Belajar

Baca Juga: Kalian Dapat Mencetak 3D “Steam Deck” Sekarang Juga

Permainan Tradisional ular naga merupakan permainan yang tepat untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal anak, karena pada permainan ini mereka dapat belajar secara tim, belajar menjadi pemimpin, belajar komunikasi belajar menerima kekalahan dan belajar mengeluarkan pendapat.

Permainan ini juga bermanfaat untuk memunculkan rasa senang, bebas, memupuk kepemimpinan, bermain bersama, kepatuhan terhadap peraturan dan pemecahan masalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *